Minggu, 14 April 2013

ADV, NOUN, ADJ


Pengertian Noun
Noun adalah suatu kata yang digunakan untuk menamai orang, benda, hewan, tempat, dan konsep abstrak. Noun atau kata benda, dapat berfungsi sebagai subject maupun object pada suatu kalimat. Noun merupakan satu dari delapan part of speech.
Macam-macam Noun
Adapun macam-macam kata benda antara lain sebagai berikut:
Macam Noun
Penjelasan
Contoh
Countable
dan
Uncountable Noun
(mass noun)
Countable noun merupakan kata benda yang dapat dihitung. Sebaliknya, uncountable noun tidak dapat dihitung. Namun, takaran dari uncountable dapat dinominalkan.
countable: tomato, tomatoes, man, men
uncountable: cheese, sugar, a bar of cheese, two spoons of sugar
Proper noun merupakan penggolongan kata benda secara spesifik (menggunakan huruf kapital). Sebaliknya, common noun merupakan penggolongan secara umum.
proper: Jakarta, Gramedia
common: city, shop
Abstract noun merupakan golongan kata benda yang tidak dapat diamati dengan panca indra. Kebalikannya, concrete noun dapat diamati dengan panca indra.
abstract: love, romance
concrete: book, fluor
Digunakan untuk menyatakan suatu nama kelompok atau kumpulan.
class, couple, deer
Noun Phrase
Noun phrase adalah frasa antara nounpronoun, atau number dengan satu atau lebih modifier. Noun phrase terdiri dari bentuk Basic dan Complex.
Contoh: my bag, A love letter put on my bag
Noun Substitute
Noun substitute adalah suatu konstruksi yang berfungsi seperti noun. Beberapa noun substitute adalah sebagai berikut.
Noun clause adalah dependent clause yang berfungsi sebagai noun.
Contoh: The kitten followed wherever the woman went.

Gerund merupakan kata yang dibentuk dari verb dengan ditambahkan akhiran  -ing dan berfungsi sebagainoun (kata benda).
Contoh: I hate waiting.

Pengertian Adjective
      Adjective adalah suatu kata yang digunakan untuk menerangkan noun atau pronoun yang dapat berupa: person (orang), place (tempat), animal(binatang), maupun thing (benda, konsep abstrak).Adjective merupakan satu dari delapan part of speech.   
     Adjective diletakkan di depan noun (contoh:beautiful girls) atau setelah be (contoh: The lady isbeautiful, She is beautiful).
Pembentukan Adjective
Adjective atau kata sifat dapat dibentuk melaluiderivation (proses pembentukkan kata turunan).
Pengembangan Adjective
Pada pengembangannya, kata sifat ini digunakan pada
Adjective Phrase merupakan kelompok kata sifat yang terdiri dari adjective dan preposition.
Contoh: accurate in, aware of, difficult to, easy to

Adjective clause merupakan dependent clause yang berfungsi sebagai adjective, untuk menjelaskan nounatau pronoun pada suatu complex sentence (kalimat kompleks).
Contoh: He is the man who works hard to support their daily needs.

Reduced Adjective Clause (mempersingkat adjective clause) dapat dilakukan jika di hanya terdapat satusubject dalam complex sentence.
Contoh normal: The student who always goes to school by bus is my friend.
Contoh reduksi: The student always going to school by bus is my friend.
Hubungan dengan Part of Speech Lain
Hubungan kata sifat ini dengan part of speech lain yaitu:
Adjective sebagai noun modifier digunakan untuk membentuk sebuah noun phrase.
Contoh: someone special, mission impossible

Adjective biasa dirangkai dengan linking verb (am, is, are, was, were, beendi dalam suatu kalimat.
Contoh: am diligent, are difficult

Adjective biasa dirangkai dengan the verbs of sense (become, feel, look, seem, smell, tastedi dalam suatu kalimat.
Contoh: feel sad, taste delicious
    
Sebagian adverb merupakan gabungan dari adjective dengan suffix (akhiran) tertentu. Selain itu, dua kata ini dengan formulasi tertentu dapat digabungkan menjadi suatu frasa.
Contoh: much more better, totally easy

Participle digunakan pada reduksi adjective clause. Selain itu, participle juga berfungsi sebagai adjectiveketika menjadi modifier pada noun phrase.
Contoh: sleeping child, the drunk man
Special Adverb pada Penggunaan Adjective
Special adverbs seringkali digunakan bersama kata sifat ini untuk menguatkan arti. Adapun special adverbadalah sebagai berikut.
§  Too
§  Very
§  Enough

Pengertian Adverb
Adverb adalah kata yang digunakan untuk mendeskripsikan verb (kata kerja), adjective (kata sifat), maupun adverb lain. Adverb merupakan satu dari delapan part of speech.
Pembentukan
Adverb atau kata keterangan, dapat dibentuk melalui derivation (proses pembentukkan kata turunan).

Macam-macam Adverb
Adapun macam-macam kata keterangan ini antara lain sebagai berikut.
Macam
Penjelasan Singkat
Contoh
Adverb of Time (waktu)
kata keterangan yang digunakan untuk menyatakan waktu terjadinya suatu kegiatan/peristiwa.
now, today, yesterday
kata keterangan yang digunakan untuk menyatakan cara suatu kegiatan dilakukan atau peristiwa terjadi.
automatically, beautifully, fast
Adverb of Degree (derajat)
kata keterangan yang digunakan untuk menyatakan sampai seberapa jauh (tingkatan atau derajat) suatu kegiatan/peristiwa.
absolutely, barely, really
Adverb of Modality (harapan)
kata keterangan yang digunakan untuk menyatakan tingkat keyakinan/harapan.
likely, maybe, probably
Adverb of Frequency (frekuensi)
kata keterangan yang menyatakan seberapa sering suatu kegiatan atau peristiwa dilakukan atau terjadi.
always, often, rarely
Adverb of Place & Direction (tempat & arah)
kata keterangan yang digunakan untuk menyatakan tempat dan arah terjadinya suatu kegiatan/peristiwa.
here, in, somewhere
kata keterangan untuk menunjukkan bahwa apa yang dibicarakan terbatas pada bagian yang difokuskan..
also, just, only
Pengembangan
Pada pengembangannya, kata keterangan digunakan pada
Merupakan dependent clause yang berfungsi sebagai kata keterangan dan memberikan informasi tentangverbadjective, atau adverb lain pada independent clause di dalam suatu complex sentence.
Contoh: When he cleaned the kitchen, he found so much expired food.

Mempersingkat adverbial clause dapat dilakukan dengan syarat di dalam complex sentence hanya terdapat satu subject.
Contoh normal: When he didn’t come last night, he notified by phone.
Contoh reduksi: When not coming last night, he notified by phone.
Hubungan dengan Part of Speech yang Lain
Hubungan kata keterangan ini dengan part of speech lain yaitu:
Sebagai noun modifier digunakan untuk membentuk sebuah noun phrase.
Contoh: the house nearby, the people there

Sebagian adverb merupakan gabungan dari adjective dengan suffix (akhiran) tertentu. Selain itu, dua kata ini dengan formulasi tertentu dapat digabungkan menjadi suatu frasa.
Contoh: much more better, totally easy

Participle digunakan pada reduksi adverbial clause.
Contoh: Doing the test, she has study hard enough.
Special Adverbs
special adverbs merupakan bagian dari kata keterangan derajat yang membutuhkan pembahasan khusus. Adapun kata keterangan khusus itu terdiri dari:


Sumber  :

Kamis, 11 April 2013

Grammer


Gerund      verb –ing
Ketika menemukan kata kerja dalam bahasa inggris dan berakhiran –ing, itu mungkin gerund atau present participle. Untuk memahami tersebut akan di bahas dalam beberapa contoh :
Gerund
Verb –ing dalam gerund diposisikan sebagai kata benda dalam sebuah kalimat.
·         Playing foot ball is my favorite game

Present participle
Verb –ing dalam present participle di posisikan sebagai kata kerja atau kata sifat.
  • Anthony is fishing.
  • I have a boring teacher.

Infinitive
Infinitif adalah bentuk dasar kata kerja. Ini mungkin didahului dengan 'menjadi' (untuk-infinitive) atau berdiri sendiri (dasar atau nol infinitif).
to-infinitive digunakan:

    -  setelah verba tertentu. misalnya want, wish, aggre, faild, mean, deide, learn
    -  setelah auxelery menjadi to, have to, dan ought to

contoh kalimat :
menggunakan  'to'
  • The elephant decided to marry the mouse
  • The mouse agreed to marry the elephant
  • You will have to ask her
  • You are to leave immediately
  • He ought to relax
  • She has to go to Berlin next week
  • It's easy to speak English
  • It is hard to change jobs after twenty years
  • It's stupid to believe everything you hear
Tidk menggunakan  'to'
  • I would rather visit Rome.
  • She would rather live in Italy.
  • Would you rather eat steak or fish?
  • He would rather work in a bank.
  • I'd rather be a forest than a tree.
Modals
Penggunaan Modal Auxiliary

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan modal auxiliary;
  1. Dalam sebuah kalimat tidak boleh ada dua buah modal auxiliary. Kalau Anda dihadapkan dengan 2 buah modals (Dalam bahasa Indonesia, misalnya, "saya harus bisa ..." maka modals yang kedua, harus diubah ke bentuk lain yang mempunyai arti yang sama.
  2. Kata Kerja sesudah modal auxiliary harus bentuk pertama.
  3. Modal akan selalu sama bentuknya dan tidak berubah apapun subjeknya. Misalnya can yang bisa digunakan untuk semua subjek dan tidak berubah apapun subjeknya.
Sekarang perhatikan penjelasan beberapa modal auxiliary di bawah ini:
CAN

Dipakai untuk menyatakan:

1. Kesanggupan atau kemahiran seseorang.

Contoh:
  1. Tono can play the guitar well.
  2. She can speak English.


2. Minta izin.

Contoh:
  1. Can she watch TV in this room?
  2. Can I visit your sister?
3. Kemungkinan.

Contoh:
  1. He can be sick. (mungkin dia sakit).
COULD

Adalah bentuk Past Tense dari CAN dan bentuknya sama untuk semua subyek. Namun dalam penggunaannya tidak selamanya berarti past time (masa lalu).

COULD dipakai untuk menyatakan:

1 Bentuk lampau dari Can.

Contoh:
  1. Mary could swim when she was young.
2. Permintaan dengan sopan.

Contoh:
  1. Could you help me now?
  2. Could you give me money?
3. Kemungkinan.

Contoh:
  1. He could be the 1st winner.
SHALL

Digunakan untuk menyatakan:

1. Artinya "akan" dalam bentuk Future Tense.

Contoh:
  1. We shall go to Jakarta next week.
2. Menawarkan Bantuan.

Contoh:
  1. Shall I help you?
  2. Shall I do your homework?
3. Janji.

Contoh:
  1. I shall meet you tomorrow.
SHOULD

Digunakan untuk menyatakan:

1. Bentuk lampau dari shall.

Contoh:
  1. When you borrow my book, you should read it.
2. Anjuran (Artinya "sebaiknya").

Contoh:
  1. You are sick; you should go to the hospital soon.
  2. She is hungry. she should eat
3. Keharusan

Dalam hal ini SHOULD sama artinya dengan Ought to.

Contoh:
  1. You should (ought to) do your homework every day.
  2. He should (ought to) study hard.
4. Dalam bentuk lampaunya berarti menunjukkan suatu kegiatan yang seharusnya dikerjakan tetapi kenyataannya tidak dikerjakan. Atau dapat juga berarti penyesalan dimasa lampau.

Contoh:
  1. John should (ought to) have done his homework. (Dalam kenyataannya John tidak mengerjakan PR - he did not do homework).
WILL

Digunakan untuk menyatakan:

1. Artinya "akan" dalam bentuk Future Simple Tense,
Contoh:
  1. I will buy a new car next week.
  2. She will eat.
2. Permintaan dengan sopan atau menawarkan.

Contoh:
  1. Will you give this book to her?
  2. Will you go swimming with me?
WOULD

Digunakan untuk menyatakan:

1. Bentuk lampau dari Will yang berarti "akan".

Contoh:
  1. She knows that it would be pleasant in Jambi.
2. Suatu permohonan/permintaan dengan sopan.

Contoh:
  1. Would you help me, please?
  2. Would you mind singing a song for me?
3. Jika digabung dengan kata LIKE menunjukkan hasrat atau keinginan
Contoh:
  1. I would like to eat.
  2. Would you like to have lunch in the restaurant?
4. Digabung dengan kata "rather" menunjukkan arti Lebih suka (prefer).

Contoh:
  1. I would rather be a doctor than a president.
  2. I would rather have stayed home than went to the movies.
MAY

Kata kerja bantu yang berarti "boleh/mungkin" yang digunakan untuk menyatakan:

1. Permohonan izin.

Contoh:
  1. May I drink now? No, you may not. (Bolehkah aku pulang sekarang?)
2. Permohonan atau harapan.

Contoh:
  1. May you both the happy.
  2. May God bless you.
MIGHT

Bentuk lampau (past tense) dari MAY, namun pemakaiannya juga dapat untuk masa kini atau masa yang akan  datang.

Contoh:
  1. I told him that he might go home. (Saya beritahukan kepadanya bahwa ia boleh pulang).






MUST

Kata kerja bantu yang berarti harus atau wajib, digunakan untuk menyatakan:

1. Keharusan/mesti.

Contoh:
  1. You must go now.
  2. I must sleep now.
2. Dalam kalimat menyangkal (negatif) dan membuat jawaban dari kalimat tanya, selalu digunakan NEED NOT atau Needn't bukan musn't (must not).

Contoh:
  1. Must I go now? Yes, you must./ yes, you need.
  2. Must she pay it? No, she needn't.
  3. You needn't go now. (Anda tidak perlu pergi sekarang) bukan musn't.
  4. She need not come here.
3. Must not (musn't) menunjukkan (berarti) larangan atau tidak boleh.

Contoh:
  1. You must not play in the class. (Anda dilarang bermain  di dalam kelas).
  2. Susan mustn't swim alone. (Susan tidak boleh (dilarang) berenang  sendirian).
4. Must = Have to (she/he has to) berarti harus.

Contoh:
  1. You must (have to) bring  this pen. (Anda harus membawa pena inii).
  2. She must (has to) study today. (Dia harus belajar  hari ini).
5.      Must tidak mempunyai bentuk Past Tense. Bentuk lampau yang berarti "harus/mesti" adalah HAD TO, dan bentuknya sama untuk semua obyek.







Contoh:
  1. I had to buy a new book yesterday. (Saya kemarin harus memebeli sebuah buku baru).
OUGHT TO = SHOULD

1. Kata kerja bantu yang artinya sebaiknya atau seharusnya.

Contoh:
  1. She ought to be here now.
  2. Ought she to come here again?
2. Menyatakan tugas/pekerjaan yang tidak terselesaikan/terpenuhi atau terabaikan. Biasanya dalam bentuk Perfect Infinitives

Contoh:
  1. The work ought to have been finished last week. (Pekerjaan itu seharusnya sudah diselesaikan pekan lalu).
NEED

Need artinya "Perlu" dan digunakan sebagai:

1. Untuk membuat kalimat negatif dan jawaban dari pertanyaan yang memakai MUST

Contoh:
  1. I must go now.     (Positif).
  2. I needn't go now. (Negatif). bukan: I mustn't go now, karena kalimat ini berarti.: (Saya dilarang pergi sekarang).
  3. Must I go now? No, you needn't atau Yes, you must.
2. Sebagai kata kerja biasa yang berarti "perlu" dan mengalami perubahan bentuk.
  1. need needs    (Present Tense)
  2. needed           (Past Tense).
Dalam hal ini, bentuk interrogative dan negative-nya dibuat dengan auxiliary verb "do/does" untuk present tense, dan dengan "did" untuk past tense, sebagaimana umumnya kata kerja biasa.

Contoh:
  1. We need some milk.
  2. We don't need any milk.
  3. Do we need any milk?
  4. Tini doesn't need much money.
  5. Did Anton need to meet with you?
  6. Anton didn’t need to go with you.
  7. Anton needs to go with you.
DARE

Artinya "berani" dan digunakan sebagai:

1. Kata kerja bantu

Contoh:
  1. He dare go there alone.
  2. Dare he swim alone?
  3. I dare not climb the tree.
Catatan:

"DARE" jika berfungsi sebagai Kata Kerja Bantu tidak memakai "S" untuk orang ketiga tunggal, jadi untuk kalimat nomor I, bukan: She/He dares.

2. Kata kerja biasa

Kalau DARE berfungsi sebagai kata kerja biasa, maka pemakaiannya sama seperti kata kerja biasa lainnya, yaitu dalam kalimat tanya dan negatif menggunakan auxiliary verb. Do/Does atau Did.

Contoh:
  1. She doesn't dare to go there alone.
  2. Does he dare to come here again?
  3. I don't dare to climb the tree.



http://belajarbahasainggrisonlinegratis.blogspot.com/2012/05/penggunaan-modal-auxililary.html
http://www.edufind.com/english/grammar/infinitive.php